You are here:

PD Pasar Palembang Jaya

  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya
  • Images by PD Pasar Palembang Jaya

Pemkot Akan Tambah 20 Pasar Tradisional

Pemerintah kota Palembang akan menambah 20 pasar tradisional, meski jumlah pasar tradisional saat ini sudah berkisar 50 pasar.  Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya Syaifuddin Azhar mengatakan, jumlah 50 pasar tradisional dinilai belum cukup dibandingkan pertumbuhan Kota Palembang yang kian pesat. Untuk itu perlu diperbanyak lagi pasar tradisional guna memenuhi kebutuhan masyarakat. “Masih kita cari lokasi yang pas untuk membangun pasar tumbuh sebanyak 20 titik di tahun ini. Kawasannya di sekitar Lemabang, Km 7, Maskerebet, dan 10 Ulu,” ujar Syaifuddin seusai melantik Direktur Operasional PD Pasar Palembang Jaya di kantor wali kota.

Dengan ditambahnya pasar tradisional atau pasar tumbuh di Kota Palembang, dipastikan masyarakat akan lebih mudah berbelanja kebutuhan sehari-hari. Penambahan pasar akan bekerja sama dengan pe-ngelola pasar dalam bentuk koperasi. “Pemerintah memberikan fasilitas seperti pembangunan gedung, drainase, dan lapangan parkir. Nantinya juga pihak koperasi dapat berperan sebagai pengelola pasar dan menarik retribusi,”katanya. Pembangunan pasar tumbuh ini, ujar Syaifuddin, bukan hanya membangun atau memperbanyak pasar tradisional, melainkan juga lokasi pasar mesti dicocokkan dengan luasan yang memadai.

Minimal lokasi yang akan dibangun pasar tumbuh mempunyai lahan yang besar dan representatif. Jadi, selain bisa menampung pedagang yang cukup banyak, tempat parkirnya juga memadai. “Minimal luasan pasar yang akan dibangun pasar tumbuh ini, seluas 1/2 hektare, jadi pasarnya tidak sempit dan terkesan luas,”bebernya. Terkait pertumbuhan pasar modern,seperti Indomaret dan Alfamart,menurut dia, antara pasar modern dan pasar tradisional tidak pernah ada persaingan. Sebab, pasar modern, seperti Indomaret,mempunyai kriteria yang berbeda dengan pasar tradisional, seperti tidak menjual sayur atau ikan.

Dia menambahkan,retribusi pasar tradisional yang kini dikenakan Rp.5.000 per pedagang dinilai masih sangat kecil. “Idealnya, retribusi pasar Rp.10.000. Tapi, dikhawatirkan nantinya pedagang mengeluh,” kata dia. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional PD Pasar Palembang Jaya yang baru dilantik, Ahmad Syamsuddin mengatakan, siap membantu operasional program-program PD Pasar yang sebelumnya diurus direktur sebelumnya.


“Sebelumnya saya sudah mempunyai pengalaman sebagai kepala divisi operasional, meskipun di bidang perbankan. Intinya, program PD Pasar ini siap saya jalankan,” ucapnya. (seputar indonesia)

 

Kalender

Situs Terkait

 
 
 
 

Bulletin Metropolis
 


Statistik

Content View Hits : 128449

Tentang Kami

Perusahaan Daerah Pasar Palembang Jaya mengelola 38 (tiga puluh delapan) pasar tradisional yang tersebar di seluruh wilayah Kota Palembang. Pasar-pasar yang dikelola banyak berlokasi di tempat yang strategis dan mempunyai nilai investasi yang terus meningkat antara lain adalah Pasar 16 Ilir, Pasar Retail Jakabaring, Pasar Cinde, Pasar Kepandean, Pasar Lemabang, Pasar Alang-alang Lebar, Pasar Buah, Pasar Yada, Pasar Induk dan beberapa Pasar lainnya milik PD. Pasar Palembang Jaya

Selamat datang di website PD Pasar Palembang Jaya